Rumah Panggung di Lengkiti OKU Ludes Terbakar
Kebakaran menghanguskan rumah panggung milik warga Desa Simpang Empat, Kecamatan Lengkiti, OKU, Kamis (6/8/2026)
BATURAJA, MENAKAR.COM – Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah panggung milik Edi Sahrial (46), warga Dusun III, Desa Simpang Empat, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (6/8/2026) petang.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB saat rumah dalam kondisi kosong. Edi yang sehari-hari bekerja sebagai petani sedang berada di luar rumah untuk menjual air galon isi ulang ke desa terdekat.
Rumah tersebut diketahui dihuni Edi bersama seorang anaknya yang masih duduk di bangku SMA. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Informasi kebakaran pertama kali diketahui setelah saksi bernama Septa Pratama melihat kobaran api muncul dari bagian tengah atas plafon rumah.
Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat hingga menghanguskan bangunan rumah panggung yang sebagian besar terbuat dari material kayu.
Petugas pemadam kebakaran Kecamatan Lengkiti tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dengan mengerahkan satu unit armada. Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Sosoh Buay Rayap turut datang membantu proses pemadaman.
BACA JUGA
Warga sekitar juga bergotong royong membantu petugas memadamkan kobaran api menggunakan peralatan yang tersedia di lokasi.
Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.20 WIB.
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah panggung milik Edi Sahrial dilaporkan hangus terbakar dengan kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta. Selain itu, satu unit bangunan lainnya turut terdampak dengan bagian atap belakang mengalami kebakaran.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan gangguan instalasi listrik, guna mencegah kejadian serupa.