Friday, 10 Jul 2026 | WIB
Z
<

UMKM Jadi Mesin Ekonomi Rakyat, Pemkab Muara Enim Latih 100 Pelaku Usaha Hadapi Era Digital

Reporter: Bayu Setya Editor: Takar Praguna.SIkom 26 Jun 2026 01:37 WIB
UMKM Jadi Mesin Ekonomi Rakyat, Pemkab Muara Enim Latih 100 Pelaku Usaha Hadapi Era Digital
MUARA ENIM, MENAKAR.COM - Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebanyak 100 pelaku UMKM mendapatkan pelatihan kewirausahaan secara gratis sebagai upaya menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan daya saing usaha lokal di tengah perubahan ekonomi yang semakin dinamis.

Pelatihan yang berlangsung di Hotel Griya Sintesa Muara Enim tersebut dikemas dalam kegiatan Pelatihan Kewirausahaan bagi Usaha Mikro Kecil Kabupaten Muara Enim Tahun 2026 dan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ulil Amri, yang hadir mewakili Bupati Muara Enim.

Dalam sambutannya, Ulil Amri menegaskan bahwa kemajuan ekonomi suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya investasi atau banyaknya pembangunan fisik yang berlangsung. Menurutnya, kekuatan ekonomi sesungguhnya lahir dari masyarakat yang mandiri, kreatif, dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

"Usaha mikro merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Sektor ini terbukti mampu bertahan dalam berbagai kondisi ekonomi dan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar yang berdampak langsung terhadap kesejaht
BACA JUGA
eraan masyarakat," ujarnya, Jumat (26/6).

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen menuntut pelaku usaha untuk lebih adaptif terhadap perubahan. Keberhasilan usaha saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh lokasi yang strategis, melainkan juga kemampuan memanfaatkan teknologi digital, pemasaran daring, inovasi produk, kualitas pelayanan, dan penguatan jaringan bisnis.

Karena itu, para peserta diminta memanfaatkan pelatihan secara maksimal untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, dan membangun relasi usaha yang lebih luas.

Ulil juga menekankan bahwa modal utama seorang pengusaha bukan semata-mata uang atau permodalan finansial, melainkan mentalitas yang kuat dalam menghadapi tantangan.

"Modal finansial memang penting, namun modal mental jauh lebih utama. Wirausaha harus berani mengambil peluang, siap menghadapi risiko, kreatif menciptakan nilai tambah, dan pantang menyerah menghadapi berbagai tantangan," katanya.

Ia mengingatkan para pelaku usaha agar tidak berkecil hati dengan keterbatasan yang dimiliki. Banyak perusahaan besar yang saat ini berkembang secara nasional maupun internasional, berawal dari usaha kecil yang dijalankan dari rumah dengan segala keterbatasan.

Kabupaten Muara Enim sendiri memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Selain dikenal sebagai daerah penghasil energi, wilayah ini juga memiliki sektor unggulan di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, industri kreatif, kuliner, kerajinan tangan, hingga pariwisata.

Potensi tersebut dinilai harus didukung oleh pelaku UMKM yang mampu menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing. Untuk itu, peningkatan kualitas produk, desain kemasan, legalitas usaha, hingga sertifikasi menjadi faktor penting dalam memperluas pasar.

Pemerintah Kabupaten Muara Enim berharap melalui pelatihan ini para pelaku UMKM mampu meningkatkan kapasitas usahanya sehingga produk lokal tidak hanya menguasai pasar daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Program pembinaan tersebut sekaligus menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor usaha mikro.



BACA JUGA
Bagikan: