Friday, 10 Jul 2026 | WIB
Z
<

Kanwil BPN Sumsel Dorong Data Pertanahan Akurat untuk Penataan Ruang Berkelanjutan

Reporter: Topan Prakasa Editor: Takar Praguna.SIkom 18 Jun 2026 18:50 WIB
Kanwil BPN Sumsel Dorong Data Pertanahan Akurat untuk Penataan Ruang Berkelanjutan

PALEMBANG, MENAKAR.COM  – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Selatan mulai mematangkan pelaksanaan kegiatan Neraca Penatagunaan Tanah (NPGT) Tahun 2026 melalui rapat persiapan yang melibatkan seluruh Kantor Pertanahan kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyatukan persepsi serta memastikan kesiapan seluruh satuan kerja dalam mendukung penyusunan data pertanahan yang akurat dan berkelanjutan.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Kanwil BPN Provinsi Sumatera Selatan, Drs. Moren Naibaho, M.Si., bersama jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota di lingkungan Kanwil BPN Sumatera Selatan.

Sebanyak 17 Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota mengikuti kegiatan tersebut secara luring maupun daring. Rapat menjadi forum koordinasi awal untuk menyusun strategi pelaksanaan, menyamakan pemahaman teknis, serta memperkuat kesiapan seluruh satuan kerja dalam mendukung kegiatan NPGT Tahun 2026.

Dalam arahannya, Moren Naibaho menegaskan bahwa Neraca Penatagunaan Tanah memiliki posisi penting dalam mendukung pengelolaan dan pemanfaatan tanah yang berkelanjutan. Melalui kegiatan tersebut, data mengenai

BACA JUGA
penggunaan, pemanfaatan, persediaan, serta kebutuhan tanah dapat disusun secara sistematis.

Data yang dihasilkan nantinya menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan penataan ruang dan pertanahan agar lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya ketelitian dalam proses pengumpulan, pengolahan, hingga validasi data di lapangan. Menurutnya, data yang akurat dan mutakhir merupakan fondasi utama dalam menghasilkan Neraca Penatagunaan Tanah yang berkualitas.

"Data yang baik akan memberikan gambaran kondisi riil pemanfaatan tanah di setiap wilayah sehingga dapat menjadi dasar perencanaan yang lebih efektif," ujarnya.

Kegiatan NPGT sendiri memiliki peran strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah, pengendalian pemanfaatan ruang, serta optimalisasi penggunaan tanah sesuai dengan peruntukannya.

Melalui rapat persiapan ini, seluruh peserta didorong untuk berperan aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan kegiatan. Kolaborasi antar-Kantor Pertanahan diharapkan mampu menghasilkan data pertanahan yang valid, terintegrasi, dan mampu mendukung kebijakan pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Selatan.

Dengan kesiapan yang matang dan koordinasi yang kuat, pelaksanaan NPGT Tahun 2026 diharapkan dapat berjalan optimal sekaligus memperkuat tata kelola pertanahan yang modern, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta pembangunan daerah.

BACA JUGA
Bagikan: