1 Hektare Lahan Terbakar di Baturaja
BATURAJA, MENAKAR.COM β Kebakaran lahan kosong kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Kali ini, sekitar satu hektare lahan yang dipenuhi semak belukar di kawasan Perum Bungur Raya Residen, RT 27/RW 05, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, terbakar pada Minggu (16/8/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kobaran api sempat mengancam meluas ke area sekitar sehingga warga bersama personel kepolisian bergerak cepat melakukan pemadaman.
Kondisi lokasi menjadi tantangan tersendiri. Lahan yang terbakar tidak memiliki akses jalan memadai sehingga kendaraan pemadam kebakaran tidak dapat masuk hingga ke titik api.
Setelah menerima laporan masyarakat, KaSPKT Regu III bersama personel piket fungsi Polsek Baturaja Timur langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan penanganan awal.
Petugas mendapati api membakar lahan kosong yang dipenuhi semak belukar.
Untuk mencegah kobaran api merambat ke permukiman maupun lahan di sekitarnya, personel kepolisian bersama masyarakat melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya.
BACA JUGA
Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan titik api sebelum kebakaran meluas.
Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Baturaja Timur AKP Toni Zainudin, S.H., M.M., mengatakan personel langsung bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat.
βPenanganan dilakukan bersama warga secara manual karena kondisi lokasi tidak memungkinkan kendaraan pemadam kebakaran masuk.β
Menurutnya, prioritas petugas adalah mencegah api meluas dan memastikan kobaran tidak mendekati permukiman warga.
Setelah proses pemadaman, personel Polsek Baturaja Timur juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Kepolisian mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada kawasan yang dipenuhi semak belukar dan mudah terbakar.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Respons cepat dinilai penting agar kebakaran dapat ditangani sebelum menjalar dan menimbulkan kerugian lebih besar.*